Laman

Senin, 02 April 2012

Lasagna

Kalo judulnya makanan bule, berarti permintaan si ayah, hihihi. Yah mending lah daripada tiap ditanyain mau dimasakin apa jawabnya cuma minta telor ceplok atau telor dadar :D


Here's the recipe yak :

Bahan : 
250 gram lasagna kering/sekitar 12 lembar (saya pake yang langsung pakai, tidak perlu direbus dulu)

Saus daging :
2 sdm minyak
2 siung bawang putih, cincang
1 buah bawang bombay ukuran sedang, cincang 
300 gram daging giling, diblansir sebentar
300 ml air
3 buah tomat merah, cincang kasar
240 ml saus tomat botolan
Garam, merica, pala secukupnya
1 sdt oregano

Saus keju :
3 sdm margarine
3 sdm terigu
500 ml susu cair
90 gram keju quick melt, parut

Taburan : 
oregano
keju quick melt, parut

Cara membuat :
Saus daging :
  • Panaskan minyak, lalu tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
  • Masukkan daging, aduk hingga berubah warna.
  • Masukkan tomat cincang dan saus tomat botolan.
  • Tambahkan air, aduk rata.
  • Masukkan garam, pala, merica dan oregano, aduk rata.
  • Masak hingga matang sambil diaduk sekali-sekali, jangan sampai bawahnya gosyong :D
Saus keju
  • Panaskan margarine hingga meleleh.
  • Masukkan terigu, aduk rata hingga tidak ada yg menggumpal
  • Tambahkan susu cair, sambil terus diaduk (pakai api kecil ya)
  • Masukkan keju parut, aduk hingga keju larut.
Finishing dalam pyrex
  • Panaskan oven 160 dercel.
  • Bagi 3 lembaran lasagna, sisihkan.
  • Tuangkan sebagian saus tomat, dan ratakan.
  • Tata lasagna, lalu tutup dengan saus keju, ratakan kembali. Pastikan semua lasagna terbasahi baik oleh saus daging di bawahnya, maupun saus keju di atasnya.
  • Tata lasagna kembali, lalu tutup lagi dengan saus tomat.
  • Terakhir tata lasagna, tutup dengan saus keju. Taburi keju parut dan oregano.
  • Panggang hingga matang lk 30 menit.
Ada cerita lucu nih pas bikin lasagna ini. Jadi waktu itu perdana pake oven baru, jadilah belom punya loyang apalagi pyrex. Awalnya ga kepikiran kalo beli oven ternyata akan diikuti oleh beli-beli lainnya, hahaha *sumputindompet* Karena si ayah minta lasagna jadi belilah si saya pinggan tahan panas tea, mayan ya bo hargane, hiks hiks. Dan dengan dudulnya *sepertibiasa* saya ga mikirin ukuran si pyrexnya apakah masuk ke oven atau tidak, da pede tea yakin ovennya udah beli yang ukuran paling gede untuk versi otrik. 

Dengan bahagianya hahahihi masak ini berdua sama si ayah, udah ditata pula dengan cantik. Pas bagian masukin ke oven, haiyyaaah tidak masuk sodara-sodara, pyrexnya kegedean, huhuhu. Dengan mulut yang sudah manyun karena gondok udah beli pyrex mahal-mahal taunya ga muat ke oven, eh malah diketawain sama si ayah. Katanya udah daripada manyun mending dipikirin gimana ini mo dibakingnya. Karena ga mungkin beli pyrex yg baru *sokbanyakduit* jadilah qta make loyang yang bawaan dr si ovennya. Lapisin pake alumunium foil, terus dengan cara entah bagaimana waktu itu kita berhasil mindahin sang lasagna ke loyang, fiuuh. Baru deh saya bisa ketawa, mentertawakan diri sendiri maksudnya, heuheu. Syukurlah lasagananya matang dengan selamat, sehat walafiat. Pas mateng yang ngangkat si ayah, pas disamperin ke dapur, si lasagna udah bertengger dengan indah di pyrexnya kembali, hihihi, ah suamikuuu aku padamuu :D

Walaupun kurang rapih penampakannya, rasanya mah ajiiip. Si ayah sampe kamerkaan, hehehe. 

Tips : kalo beli pyrex, ataupun loyang, pastikan muat di oven anda ya. Jangan seperti saya, hehehehe.. :P

Tidak ada komentar:

Posting Komentar